ingatkah dikau pada wanginya harum embun pagi?
di saat para ayam menyahut pulangnya matahari?

tak ada yang pasti dalam hidup ini
hanya putaran bumi yang mewakili

dirimu adalah wanita terindah dalam hidupku
sederajat sukma jiwa ku ingin bersama

lalu kuingat lagi pagi itu
dirimu duduk di samping batu
terdiam , tersenyum
membaca tulisan alam

dan aku memandang gelapnya pagi
sembari menghirup nafas gunung merbabu

puncak dingin menusukku
tapi ku dengar sayup-sayup

nyanyian burung sejukkan jiwa.

jika dikau ingat pada tetesan embun matamu?
dengarkan mereka,

burung-burung bernyanyi dibawah pelangi

Advertisements